Bulan Agustus ini bagi bangsa Indonesia dianggap bulan ‘keramat’. Enam puluh tiga tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 17, Proklamasi Kemerdekaan diproklamirkan oleh para founding father negeri ini. Kemerdekaan yang dicita-citakan sejak lama akhirnya terwujud meskipun usai Proklamasi bukan berarti selesai segala-galanya Read the rest of this entry »

Judul : Nusantara: Sejarah Indonesia
Judul asli : Nusantara: A History of Indonesia
Penulis : Bernard H.M. Vlekke
Penerjemah : Samsudin Berlian
Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia, Freedom Institute dan Balai Pustaka, 2008
Tebal : xxiii + 528 halaman.
Beberapa waktu lalu ada yang mengusulkan untuk mengganti nama Indonesia menjadi Nusantara. Alasannya nama Nusantara lebih sesuai dibandingkan Indonesia. Jauh sebelumnya, pada tahun 1920-an, Dr. Setiabudi yang memiliki nama asli Ernest Francois Eugene Douwes Dekker (1879-1950) memopulerkan nama untuk tanah air, negeri kita yaitu Nusantara. Satu kata yang tidak memiliki unsur kata ‘Hindia’ (dari kata bahasa Belanda = Nederlands Indië, Hindia Belanda). Nama yang digunakan oleh Pemerintah Kolonial untuk menyebut negeri kita. Read the rest of this entry »

Senin 21 Juli lalu saya menghadiri promosi Restu Gunawan untuk meraih gelar doktor di Pusat Studi Jepang, Depok. Kami lumayan kenal akrab. Lha wong istrinya Mbak Amur, teman seangkatan saya di S2. Ditambah lagi waktu ikut kuliahnya Prof. Susanto Zuhdi, kita sering ketemu. Bahkan beberapa kali saya main ke rumahnya Read the rest of this entry »

Buku ini membahas Vereeniging Toeristen Verkeer (VTV) Batavia, perhimpunan turisme yang mengawali kegiatannya di Jawa, lalu meluas ke Sumatera, Kalimantan hingga kepulauan Maluku. Secara khusus menjawab pertanyaan alasan pemerintah Hindia Belanda mendirikan perhimpunan tersebut serta menggambarkan situasi turisme masa kolonial di Hindia Belanda.
This my first book review in English which was published in Bijdragen tot de Taal-, Land-en Volkenkude (BKI), an international journal of the humanities and social science of Southeast Asia and Oceania (Vol 161.1 2005). I would like to thanks Dr. David Henley for editing this review. I learned much from this review and I try to begin writing an article for international journal, especially in English. Read the rest of this entry »
Alhamdulillah, akhirnya puteri kedua kami lahir. Kami memberinya nama: Naila Nadja Meuthia. Artinya kira-kira ‘Pencapai Wanita Mulia’. Kami ke rumah sakit hari Kamis 3 Juli jam 22.30 setelah si sulung Dan tidur. Kami sengaja begitu karena jika dia tahu kami pergi pasti dia mau ikut. Read the rest of this entry »
Judul : Muhammad Yamin dan Cita-Cita Persatuan Indonesia
Penulis : Restu Gunawan
Kata Pengantar : Taufik Abdullah
Penerbit : Ombak, Desember 2005
Tebal : 272 + xxii hlm
Kalau generasi sekarang ditanya apakah mereka mengenal M. Yamin, maka jawabannya mungkin bermacam-macam. Masih bagus bila mereka menjawab seorang pahlawan nasional yang namanya diabadikan menjadi nama jalan di daerah Menteng, Jakarta. Jawaban memprihatinkan yang tidak kita harapkan adalah bila mereka menjawab apakah itu nama sejenis makanan yaitu mie yamin (sejenis mie ayam tanpa kuah). Jelas, mereka yang memberikan jawaban ini tidak mengetahui sejarah. Namun, bagi mereka yang menjawab pahlawan nasional perlu mendapat informasi “tambahan” melalui buku ini. Read the rest of this entry »

Judul : Dit Altijd Alleen Zijn: Verhalen over het leven van planters en koelies in
Deli 1914-1930
Penulis : László Székely dan István Radnai
Penerjemah : Gábor Pusztai
Kata Pengantar: Gerard Termorshuizen
Penerbit : KITLV Leiden, 2007
Tebal : 128 halaman
Memperbaiki nasib tak kenal tempat dan pelaku. Apabila dirasa nasib di negeri sendiri sulit diperbaiki maka merantau menjadi jawabannya. Demikian pula yang terjadi pada dua pemuda Hongaria, László Székely dan sepupunya, István Radnai. Mereka yang ketika itu masih berusia 22 tahun mengadu nasib ke Hindia. Hingga kelak bekerja di perkebunan tembakau dan karet di Deli. Read the rest of this entry »

Judul : History in Uniform: Military Ideology and the Construction of Indonesia’s Past
Penyunting : Katharine McGregor
Penerbit : National University Press Singapore & KITLV-Leiden , 2007
Tebal : 352 halaman
Keseragaman memang membuat sesuatu jadi mudah dikenali. Pun keberpaduan gerak yang seragam nan harmonis tampak elok dipandang mata. Namun, keseragaman pikiran apalagi yang dipaksakan dapat menyesatkan. Apalagi jika itu menyangkut ingatan kolektif dan ideologi.
Mangkatnya mantan Presiden Soeharto meninggalkan warisan dan pertanyaan, khususnya sejarah. Memang, sejarah yang ditorehkan seolah ditulis dengan tinta emas dan mampu ‘menyihir’ berjuta-juta orang dengan cukup lama. Tanpa diketahui bahwa itu semua adalah proses yang membuat kita ‘tak sadar’. Kalaupun ada yang tersadar, dengan mudah ‘dibungkam’ atau ‘diasingkan’ sehingga tidak menganggu proses tersebut. Read the rest of this entry »

Jujur saja setiap Minggu pagi yang paling saya tunggu adalah kedatangan Benny dan Mice. Dua tokoh kartun yang muncul di harian Kompas. Selain kartun Panji Koming dan kolom ‘buku’ tentunya. Tidak hanya jalinan gambar dan cerita dalam tiap panel yang membuat saya ngakak atau tersenyum kecut, gambar dua tokoh di bawah tulisan Kartun Benny dan Mice sudah membuat saya tersenyum. Read the rest of this entry »